Latest News
Sunday, February 11, 2018
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

43 komentar:

  1. Assalamualaikum wr wb
    Pada slide tersebut tertulis bahwa mekanisme pelelehan yang dominan adalah Pelelehan Dekompresi. Mengapa Pelelehan Dekompresi disebut sebagai Pelelehan yang dominan dan bagaimana proses terbentuknya pelelehan Dekompresi tersebut sehingga disebut sebagai Pelelehan yang dominan serta berikan bukti yang mendukungnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      Decompression melting merupakan melelehnya material di atas mantel bumi akibat material panas naik ke atas karena proses konveksi panas, kenapa disebut dominan karena pengeluaran magma atau keluarnya magma yang sering terjadi adalah dekompresi pelelehan yang keluar dikerak dan meleburkan batuan disekitarnya itu adalah proses yang sering terjadi

      Delete
  2. Assalamualaikum wr wb
    Saya ingin bertanya kepada kelompok penyaji mengenai materi pemisahan dan pembentukan magma sekilas saya membaca materi dan saya dapati kata Migrasi lelehan.
    Yang ingin saya tanyakan yaitu apakah yang dimaksud dengan migrasi lelehan itu sendiri.?
    Terimakasih sebelumnya waallaikumsalam wr wb

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsala wrwb
      magma bisa bergerak yang pertama disebabkan oleh arus konveksi yang terjadi didalam mantel berlangsung dengan pelan dalam volume yang cukup besar dan yang kedua bergerak melalui rekahan, kesimpulannya migrasi pelelehan adalah perpindahan dari titik lebur

      Delete
  3. assalamu alaikum wr wb, saya ingin bertnya kepada klmpok 2 sebagai penyaji, yg ingin saya tanyakan yakni apakah faktor yg mempengaruhi magma terpisah dari batuan induk pada saat terjadi setengah peleburan pada mantel? mohon dijelaskan. terima kasih
    wassalamualikum wr wb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      saat terjadi peleburan tetapi dimana pada titik lebur batuan berbeda- beda sehingga tergantung dari tempat pembentukannya, oleh karena itu awalnya satu unsur tetapi karena beda pembentukan akan beruba tergantung dari pembentukan dantitik lebur dari batuan

      Delete
  4. Assalamualaikum wr wb. dari teori tektonik lempeng di atas, apakah ada tenaga endogen lain yang menggerakkan lempeng tersebut selain arus konveksi? terima kasih. Wassalam

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      ada beberapa penjelasan tentang teori tektonik lempeng dimana pada teori tersebut tidak dicantumkan tentang penelitian mengenai pengeruh pergerakan lempeng selain konveksi tetapi pada teorilain dijelaskan tentang penyimpanan tenaga dari inti bumi sehingga terjadilah tekanan yang bisa menghantarkan magma sampai ke kerak yaitu Hotspot

      Delete
  5. Assalamualaikum WR. WB.
    Jelaskan apa perbedaan magma yang terbentuk di mid ocean ridges dan hot spot?

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      kandungan magma adalah SiO2, Al2O3, Fe2O3, FeO, MnO, CaO, Na2O, K2O, TiO2, P2O5. dan keluar ke kerak akan terubah tergantung dari pembentukan ataupun batuan trobosan, pada mid ocean ridges tersusun atas batuan Basltik sedangkan hotspot tergantung dari batuan yang diterobos karena saat magma menerobos maka akan meleburkan batuan disekitarnya sehingga akan tercanpur dengan magma yang menerobos

      Delete
  6. Assalamualaikum Wr. Wb
    Pertanyaan saya untuk kelompok 2 yaitu :
    Jelaskan sedetail mungkin proses evolusi magma !
    Terima kasih
    Wassalamualaikum Wr. Wb

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      untuk lebih rincinya nanti akan didiskusikan tetapi penting diketahui bahwa tentang :
      Evolusi Magma
      Magma dapat berubah menjadi magma yang bersifat lain oleh proses-proses sebagai berikut:
      a. Hibridisasi = pembentukan magma baru karena pencampuran 2 magma yang berlainan jenis.
      b. Sintesis = pembentukan magma baru karena proses asimilasi dengan batuan gamping.
      c. Anateksis = proses pembentukan magma dari peleburan batuan pada kedalaman yang sangat besar.

      Sehingga dari akibat-akibat proses tersebut magma selanjutnya mengalami perubahan daya kondisi awal yang homogen dalam skala besar sehingga menjadi suatu tubuh batuan beku yang bervariasi.

      Delete
  7. Assalamualaikum Wr. Wb
    Pertanyaan saya adalah,
    Apakah ada hubungan antara viskositas magma dan lingkungan pembentukan magma? Jelaskan !
    Terima kasih
    Wassalamualaikum Wr. Wb

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      viskositas juga mempengaruhi dimana magma yang keluar memiliki viskositas yang rendah dan tinggi suhunya pada saat membeku biasanya batuan ( basltik )dan yang viskositasnya tinggi yang akan membeku (andesitan),

      Delete
  8. Assalamualaikum Wr. Wb. Pada slide bagian Nature of the mantle, dituliskan bahwa mantel terdeformasi dengan konsep rheology. Tolong dijelaskan apa itu konsep rheology. Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      konsep di mana suatu material dapatberubah bentuk apabila dikenai suatu gaya. mantel dapat terdeformasi dalam jangka waktu yang sangat lama, dengan sifat plastis, dengan laju beberapa sentimeter per tahun. deformasi yang lambat ini menyebabkan mantel bersifat kental

      Delete
  9. assalamualikum Wr. Wb. pertanyaan saya yaitu, apakah pemisahan magma ini ada hubungannya dengan komposisi magma? terima kasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      komposisi magma tidak akan beruba tetapi pada saat pembekuan atau turunya titik lebur dari magma maka akan beruba tergantung dari tempat terbentuknya batuan

      Delete
  10. Assalamualaikum wr. Wb
    Pada zona subduksi terdapat tipe magma diantaranya, magma basaltik, andesit, dan rhyolit, apasih perbedaan antara tipe magma tersebut? Dan pada magma mengalami pelelehan dari batuan, pertanyaan saya batuan apa saja yg mengalami pelelehan dan terdapat di zona apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      pelelehan batuan itu tergantung dimana tingka titik lebur dari setiap batuan dimana pada batuan asam itu titi lebur pada suhu tinggi sehingga itu batuan dan zona tidak lepas dari tingkat suhunya

      Delete
  11. Assalamualaikum wr.wb
    Saya mau bertanya, apa yang menyebabkan pergerakan material mantel ke permukaan lambat sehingga terjadi heat loss pada MOR dan Oceanic Interplate, mohon dijelaskan
    Terima kasih.

    ReplyDelete
  12. Assalamualaikum wr.wb
    Pertanyaan saya untuk kelompok 2, Jelaskan proses pembentukan magma menurut para ahli geologi dan vulkanologi?
    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      ahli vulkanologi
      Menurut Alzwar dkk (1988),
      gunungapi adalah:
      Timbulan di permukaan bumi, yang tersusun atas timbunan rempah gunungapi
      Tempat dengan jenis dan kegiatan magma yang sedang berlangsung
      Tempat keluarnya batuan leleran dan rempah lepas gunungapi dari dalam bumi


      Menurut MacDonald (1972):
      Tempat / bukaan berasalnya batuan
      pijar (gas) dan umumnya keduan
      Tempat / bukaan berasalnya batuan
      pijar (gas) dan umumnya keduanya,
      keluar ke permukaan bumi, sehingga bahan batuan tersebut berakumulasi membentuk bukit atau gunung


      Menurut Bronto (2006):

      Setiap proses alam yang berhubungan dengan kegiatan gunungapi, meliputi asal
      usul pembentukan magma di dalam bumi hingga kemunculannya di permukaan bumi dalam berbagai bentuk dan kegiatannya
      Setiap magma yang muncul ke permukaan bumi adalah gunungapi

      pendapat menurut ahli geologi itu banyk yang dipublikasikan tetapi intinya bahwa Menurut ilmu geologi, magma adalah batuan cair (molten rock) yang berada di bawah permukaan bumi dan sering mengumpul di dalam sebuah ruang yang disebut dapur magma (magma chamber). Magma terdiri atas kristal tanggung dan gelembung gas yang sangat panas dengan suhu rata-rata berkisar antara 700 hingga diatas 1300 derajad celcius.

      Delete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. Assalamualaikum Wr. Wb
    Saya ingin bertanya jelaskan mekanisme pelelehan dekompresi pada mid ocean ridge dan oceanic intraplate?
    Terima kasih
    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam
      Mid Oceanic Ridge
      dan
      Oceanic Intraplate
      .
      Tipe magma yang dominan pada
      mid- oceanic ridge
      (MOR) adalah basalt, yang dihasilkan langsung dari partial melting mantel yang naik menuju rekahan pada ridge.
      Kedua sistem tektonik ini merupakan zona dimana penaikan mantel terjadi dan mekanisme yang dominan adalah pelelehan dekompresi. dapat menjelaskan proses ini. Perlu diperhatikan bahwa geothermal gradient dari mantel cenderung lebih rendah dibandingkan temperatur solidus dari material mantel, jadi dapat dikatakan mantel solid. Namun mantel berkonveksi dan material dari level yang lebih dalam dan panas secara gradual terangkat menuju daerah yang lebih dangkal dan dingin. Saat material mantel terangkat akan mengalami tekanan pembatas yang lebih rendah dan volumenya akan sedikit mengembang. Ekspansi ini tergolong
      adiabatik (tidak ada tambahan panas dari luar) dan menyebabkan penurunan suhu sebesar 0.5-1.0drajat C/km

      Delete
  16. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Saya mau bertanya, Mengapa keragaman komposisi magma yang terjadi di Rift Valley Afrika Timur merupakan magma Carbonatites yang mengandung lebih dari 50 % mineral karbonat? Bagaimanakah perbedaan proses terjadinya magma Carbonatites itu sendiri dengan magma yang lainnya?
    Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam
      pembentukan tersebut terjadi didasar laut dimana trobosan magma yang menerobos kerak tersebut dan meleburkan komposit dari karbonat sehingga batuan beku tersebut mengandung karbonat

      Delete
  17. Assalamualaikum Wr.Wb
    Pertanyaan saya apakah mungkin magma hanya terdiri dari satu jenis saja? Jika mungkin tolong jelaskan cara terbentuknya batuan yang komposisinya bersifat ultrabasa, basa, intermediate dan asam.
    Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam
      terbentuknya batuan dengan sifat batun tersebut tergantung dari tempat pembentuknya sehingga menjadikan perbedaan sifat batuan

      Delete
  18. Assalamualaikum. Saya mau bertanya apa perbedaan dari divergent margins, spereading centers,convergent margins serta batas2nya jelaskan .terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      divergent margins adalah batas dari disvergen yang terpisa sedangkan spereading center adalang bagian yang terangkat dari disvergen dan convergent margins adalah batas dari konvergent dengan yang ditandai dengan pertemuan lempeng

      Delete
  19. Assalamuaikum Wr.Wb.
    Mantel mengalami deformasi ketika diberi tekanan, sebagai mana di terangkan dalam konsep rheology. Tolong di jelaskan apakah mantel mempunyai sifat elastis jika tingkat deformasinya pelan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam
      batuan terdeformasi atau dengan kata lain reologinya, tergantung pada komposisi, temperature, dan strain. Jika temperature hot rock konstan dan strain meningkat, responsnya berubah dengan cepat dari liquid yang sangat kental (plastic solid) menjadi solid yang elastic dan rapuh. Strain konstan dan menurunnya temperature juga akan menimbulkan perubahan dari plastis menjadi elastic dan mendorong terbentuknya rekahan. Diapire selalu bergerak dari lingkungan panas menuju lingkungan yang lebih dingin, dan rekahan akan mulai terbentuk ketika respons batas reologi antara plastis dan elastis berpotongan, dan hal ini kemungkinan besar terjadi pada temperature yang lebih tinggi dan kedalaman yang lebih dalam, untuk diapire yang lebih besar dan lebih cepat. Sulit untuk memprediksi dengan tepat kondisi di mana terjadi transisi dari elastic menjadi plastis karena sulit untuk membuat tiruan kondisi mantel di laboratorium. Jika diasumsikan menunggu satu tahun atau kira-kira 3x107 s, untuk melakukan eksperimen di mana sampel batuan terdeformasi 100% atau dengan kata lain ditekan hingga ketebalannya menjadi setengahnya dalam peralatan laboratorium bertekanan tinggi dan bertemperatur tinggi, rata-rata strain bernilai ~3 x 10-8 s-1 (30 juta kali lebih cepat daripada di mantel

      Delete
  20. Assalamualaikum Wr.Wb
    Pertanyaan saya adalah jelaskan proses apa saja yang melibatkan pembentukan magma serta faktor apa saja yang mempengaruhi proses pembentukan magma itu sendiri
    Terimah Kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam wrwb
      Dalam pembekuan magma, berlangsung reaksi-reaksi kimia di antara unsur-unsur yang terkandung dalam magma. Komposisi kimia magma sangat kompleks. Magma tersusun oleh 10 unsur kimia dominan, yaitu Silika (Si), Titanium (Ti), Aluminium (Al), Besi (Fe), Magmesium (Mg), Kalsium (Ca), Natrium (Na), Kalium (K), Hidrogen (H), dan Oksigen (O). Unsur-unsur kimia tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri melainkan berupa oksida yaitu SiO2, TiO2, Al2O3, FeO, MgO, CaO, Na2O, K2O dan H2O.

      Secara umum, SiO2 adalah yang paling dominan, menyusun lebih dari 50 % berat magma. Kemudian, Al2O3, FeO, MgO, CaO menyusun 44 % berat magma, dan sisanya Na2O, K2O, TiO2 dan H2O menyusun 6 % berat magma. Namun demikian perlu disadari bahwa kelimpahan unsur-unsur tersebut sangat bervariasi. Beda tempat, beda benua, beda gunung, rasio unsur-unsur penyusun magmapun berbeda-bedatergantung pada karakter komposisi magma.

      Magma tersusun oleh unsur yang beraneka ragam sehingga magma membeku membentuk kristal yang beraneka macam warna dan bentuk. Pembekuan magma membentuk kristal-kristal mellui reaksi kimia yang memiliki pola tertentu terkait dengan sifat kimiawi masing-masing unsur penyusunnya. Tiap-tiap unsur memiliki kecenderungan membeku pada suhu dan tekanan tertentu dan bereaksi mengikat unsur tertentu. Kecenderungan-kecenderungan tersebut telah dipelajari dan dirangkum menjadi sebuah pola sederhana yang dikenal dengan Deret Reaksi Bown “Bown Reaction Series”
      hanya pada proses yang mempengaruhi tersebut dimana pada saat pembentukan magma yaitu pada perubahan suhu dan tekanan

      Delete
  21. Ass Wr.Wb
    pertanyaan saya adalah apa saja proses pembentukan dan pemisahan magma dan jelaskan beserta pndapat teori lain tentang proses tersebut??
    Terima Kasih
    Wss Wr.Wb

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikum salam
      dari proses pembentukan dan pemisahan itu telah dipaparkan pada slide dan untuk pendapat teori tentang materi tersebut dimana banyk sekali penelitian yang mengemukakan hal tersebut akan tetapi ditinjau pada pembentukan batuannya

      Delete
  22. Assalamualaikum Wr.Wb
    Saya ingin bertanya, pada slide 10 tentang continental interplate di sini saya mendapati kata “magmatisme adalah bi-modal” yang ingin saya tanyakan apa itu magmatisme bi-modal dan tolong di jelskan??

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam
      magmatisme bimodal mengacu pada letusan mafic dan felsic lavas dari pusat vulkanik tunggal dengan sedikit atau tidak ada lava komposisi antara. Jenis vulkanisme ini biasanya terkait dengan daerah tektonik ekstensional, terutama perpecahan.

      Delete
  23. Assalamualaikum wr wb
    Saya ingin bertanya, mengapa lelehan mengalami migrasi, jelaskan proses terjadinya dan berikan contoh, terima kasih
    Wassalamualaikum wr wb.

    Reply

    ReplyDelete
    Replies
    1. walikum salam
      Proses migrasi magma dikontrol oleh parameter berikut.
      a) Densitas
      Proses migrasi magma akan tejadi apabila densitas magma lebih kecil dibandingkan densitas batuan disekitarnya.
      b) Suhu
      Semakin tinggi suhu, semakin besar magma yang terbentuk. Magma yang meleleh akan menjadi cair, densitas menjadi kecil dan dapat bergerak menuju ke atas dan akan menerobos batuan lain yang memiliki densitas lebih besar lewat rekahan atau disebut diaper.
      contohnya pada batuan intrusi dike dll

      Delete

Item Reviewed: Pembentukan dan Pemisahan Magma Rating: 5 Reviewed By: I.N. Manyoe